Category Archives: Berita

Berita seputar wisata Yogyakarta, Jawa Timur, Bromo, Malang, Kawah ijen, Bali dan berbagai wisata populer lainnya di kawasan Jawa – Bali.

Hari Raya dan Perayaan Karo Suku Tengger Bromo

Hari Raya Karo Suku Tengger Bromo – Wisata Gunung Bromo – Hari Raya ” KARO ” Umat Hindu Tengger (Hindu Siwa Budha)
Memperingati Pawedalan Jagad (Terwujudnya alam semesta) yakni unsur pemicu Kehidupan Purusa serta Prakerti.
http://www.wisatagunungbromo.com/2014/10/hari-raya-dan-perayaan-karo-suku.html

Hari Raya KARO adalah upacara keagaam Agama Hindu serta bukan meupakan upacara Kebiasaan adat Istiadat suku tengger hal semacam ini telah dapat dibuktikan karenan ada prasasti Walandit yang mengatakan bahwa pada saat saat sebelum dan setelah kerajaan majapahit. Wisata Gunung Bromo merupakan tempat yang mejadi tempat pemujaan Pada Shang Swayambu (Dewa Brahma) dan adalah Tanah Hila-Hila (Tanah Suci) yang di huni oleh Ulun Hyang (Resi/Abdi Dewata) yang pada awal mulanya bernama ” Rata Cemara Sewu ”

Penjabaran selanjutnya perihal karo yaitu seperti berikut :

Arti dari ” KARO ”
KARO (Pawedalan jagad) : yakni dua unsur (Purusa serta prakerti) /unsur pemicu kehidupan didalam alam semesta.
dalam melakukan upacara karo Umat Hindu Tengger akan membuat sesaji dan salah satu diantaranya yaitu ” PETRA ” (Leluhur) /Pitra di mana upacara ini dipimpin oleh Dukun Pandhita serta di laksaksanakan di tiap-tiap rumah Umat Hindu Tengger.

Petra / Pitra (Leluhur)
Salah satu rangkaian Sesaji ini terlihat bahwa semua upacara yang ada di tengger merupakan upacara Agama Hindu dan bukan merupakan upacara Adat, yaitu Ngentas Leluhur yang di simbulkan dengan ” Petra” dengan tujuan yaitu “ngentas” / yadnya suci kepada Leluhur. Dalam Agama Hindu mengenal PITRA YADNYA (persembahan tulus ikhlas kepada para Leluhur), tidak hanya itu fungsi dari upacara karo ini adalah memuliakan Leluhur Umat Hindu Tengger terutama EYANG RORO ANTENG DAN JOKO SEGER
Jelas sekali bahwa Petra merupakan salah wujud rangkain upacara Agama Hindu yaitu Pitra Yadnya yang di sebutkan dalam Agama Hindu.
Panca Yadnya (yaitu lima pengorbanan suci secara tulus ikhlas) adalah :

http://www.wisatagunungbromo.com/2014/10/hari-raya-dan-perayaan-karo-suku.html
 a. Dewa yadnya
Ialah suatu korban suci/ persembahan suci kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan seluruh manifestasi- Nya yang terdiri dari Dewa Brahma selaku Maha Pencipta, Dewa Wisnu selaku Maha Pemelihara dan Dewa Siwa selaku Maha Pralina (pengembali kepada asalnya) dengan mengadakan serta melaksanakan persembahyangan Tri sandhya (bersembahyang tiga kali dalam sehari) serta Muspa (kebaktian dan pemujaan di tempat- tempat suci). Korban suci tersebut dilaksanakan pada hari- hari suci, hari peringatan (Rerahinan), hari ulang tahun (Pawedalan) ataupun hari- hari raya lainnya seperti: Hari Raya Galungan dan Kuningan, Hari Raya Saraswati, Hari Raya Nyepi dan lain- lain.

 

b.Pitra yadnya
lalah suatu korban suci/ persembahan suci yang ditujukan kepada Roh- roh suci dan Leluhur (pitra) dengan menghormati dan mengenang jasanya dengan menyelenggarakan upacara Jenasah (Sawa Wedana) sejak tahap permulaan sampai tahap terakhir yang disebut Atma Wedana.
Adapun tujuan dari pelaksanaan Pitra Yadnya ini adalah demi pengabdian dan bakti yang tulus ikhlas, mengangkat serta menyempurnakan kedudukan arwah leluhur di alam surga. Memperhatikan kepentingan orang tua dengan jalan mewujudkan rasa bakti, memberikan sesuatu yang baik dan layak, menghormati serta merawat hidup di harituanya juga termasuk pelaksanaan Yadnya. Hal tersebut dilaksanakan atas kesadaran bahwa sebagai keturunannya ia telah berhutang kepada orangtuanya (leluhur) seperti:

Kita berhutang badan yang disebut dengan istilah Sarirakrit.
Kita berhutang budi yang disebut dengan istilah Anadatha.
Kita berhutang jiwa yang disebut dengan istilah Pranadatha.

c.Manusa yadnya
Adalah suatu korban suci/ pengorbanan suci demi kesempurnaan hidup manusia.
Di dalam pelaksanaannya dapat berupa Upacara Yadnya ataupun selamatan, di antaranya ialah:

Upacara selamatan (Jatasamskara/ Nyambutin) guna menyambut bayi yang baru lahir.
Upacara selamatan (nelubulanin) untuk bayi (anak) yang baru berumur 3 bulan (105 hari).
Upacara selamatan setelah anak berumur 6 bulan (oton/ weton/ 210 hari).
Upacara perkawinan (Wiwaha) yang disebut dengan istilah Abyakala/ Citra Wiwaha/ Widhi-Widhana.

Di dalam menyelenggarakan segala usaha serta kegiatan- kegiatan spiritual tersebut masih ada lagi kegiatan dalam bentuk yang lebih nyata demi kemajuan dan kebahagiaan hidup si anak di dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan lain- lain guna persiapan menempuh kehidupan bermasyarakat. Juga usaha di dalam memberikan pertolongan dan menghormati sesama manusia mulai dari tata cara menerima tamu (athiti krama), memberikan pertolongan kepada sesama yang sedang menderita (Maitri) yang diselenggarakan dengan tulus ikhlas adalah termasuk Manusa Yadnya.

d.Resi yadnya
Adalah suatu Upacara Yadnya berupa karya suci keagamaan yang ditujukan kepada para Maha Resi, orang- orang suci, Resi, Pinandita, Guru yang di dalam pelaksanaannya dapat diwujudkan dalam bentuk:

Penobatan calon sulinggih menjadi sulinggih yang disebut Upacara Diksa.
Membangun tempat- tempat pemujaan untuk Sulinggih.
Menghaturkan/ memberikan punia pada saat- saat tertentu kepada Sulinggih.
Mentaati, menghayati, dan mengamalkan ajaran- ajaran para Sulinggih.
Membantu pendidikan agama di dalam menggiatkan pendidikan budi pekerti luhur, membina, dan mengembangkan ajaran agama.

e.Butha yadnya
Adalah suatu korban suci/ pengorbanan suci kepada sarwa bhuta yaitu makhluk- makhluk rendahan, baik yang terlihat (sekala) ataupun yang tak terlihat (niskala), hewan (binatang), tumbuh- tumbuhan, dan berbagai jenis makhluk lain yang merupakan ciptaan Sang Hyang Widhi Wasa.
Adapun pelaksanaan upacara Bhuta Yadnya ini dapat berupa: Upacara Yadnya kasada di bromo (korban suci) yang ditujukan kepada makhluk yang kelihatan/ alam semesta, yang disebut dengan istilah Mecaru atau Tawur Agung, dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan, kelestarian antara jagat raya ini dengan diri kita yaitu keseimbangan antara makrokosmos dengan mikrokosmos.

Dari kelima Upacara yadnya Karo merupakan upacara Pitra yadnya Hindu Tengger dan bukan merupakan upacara Adat oleh karena itu tujuan Upacara Panca Yanya adalah untuk keseimbangan Bhuwana Alit dan Bhuwana Agung, begitupun pula upacara-upacara keagamaan Hindu Tengger yang lainya.

Seshanti /Shanti

Gambar di samping menunjukan Rangkaian Upacara karo yang di sebut dengan Seshanti / Shanti (damai/ kedamaian) Upacara ini
upacara pitra yadnya yaitu upacara yang sudah di sebutkan di atas yaitu untuk mengentas (mensucikan) / memuliakan Arwah Para Leluhur agar mencapai Kesempurnaan / Moksa.

Dalam ajaran Hindu, Purusa dan Prakerti merupakan dua unsur pokok yang terkandung di dalam setiap materi di alam semesta. Purusa dan Prakerti merupakan unsur yang bersifat kekal, halus, dan tidak dapat dipisahkan. Purusa adalah unsur yang bersifat kejiwaan sedangkan Prakerti adalah unsur yang bersifat kebendaan atau material. Pada penciptaan alam semesta, Prakerti berevolusi menjadi Panca tan matra yaitu lima benih yang belum berukuran. Panca tan matra setelah melalui evolusi yang panjang akhirnya menjadi Panca maha bhuta, yakni lima unsur materi. Lima unsur materi ini kemudian membentuk anggota alam semesta, seperti misalnya matahari, bumi, bulan, bintang-bintang, planet-planet, dan lain-lain. Unsur-unsur tersebut mencakup Unsur Bhuwana Agung (Alam Semesta) dan Unsur Bhuwana Alit (Badan Manusia).

Adapun Unsur Bhuwana Agung (Makrokosmos) / (Alam Semesta) dan bhuwana alit (Mikrokosmos) / (Badan Manusia) yaitu :

Pada permulaannya ketika dunia ini belum ada yang ada hanyalah Sang Hyang Widhi sebagai Nirguna Brahman yang berwujud :

– Sepi
– Sunyi
– Kosong
– Hampa

Baca juga Sewa Jeep Bromo Murah

Kemudian lebih lanjut Sang Hyang Widhi menjadikan dirinya Saguna Brahman yaitu mulai ada aktivitas keduniawian.
Dalam tahap ini Sang Hyang Widhi menciptakan unsur Purusa dan Prakerti.

– Purusa adalah unsur dasar yang bersifat kejiwaan.
– Prakerti adalah unsur dasar yang bersifat kebendaan.

Kedua unsur tersebut : Purusa dan Prakerti bersifat tak dapat diamati (abstrak) dan tanpa permulaan.
Prakerti yang merupakan asas kebendaan memiliki Tri Guna yaitu :

– Satwam sifat dasarnya terang, bijaksana
– Rajas sifat dasarnya aktif, dinamis dan rajin
– Tamas sifat dasarnya berat, malas dan lamban

Dari ketiga Tri Guna pada awalnya Sattwam yang lebih kuat menyebabkan lahirnya Mahat yang artinya Maha Agung.

Dari Mahat lahirnya Buddhi, dari Buddhi lahirlah Ahamkara, dari Ahamkara lahirlah manas.

– Buddhi adalah benih kejiwaan tertinggi, fungsinya adalah untuk menentukan keputusan.
– Ahamkara adalah asas individu, ego, berfungsi untuk merasakan.
– Manas adalah alam pikiran yang gunanya untuk berpikir.

Dari Manas selanjutnya lahirlah Panca Tan Mantra yaitu lima benih unsur yang sangat halus, terdiri dari :

a. Sabda Tan Mantra adalah benih suara
b. Rupa Tan Mantra adalah benih dari sari warna
c. Rasa Tan Mantra adalah benih sari rasa
d. Gandha Tan Mantra adalah benih sari bau
e. Sparsa Tan Mantra adalah benih sari raba, sentuhan

Setelah melalui proses evolusi yang amat panjang lahirlah lima unsur yang lebih kasar. Kelima unsur ini disebut Panca Maha Butha yang terdiri dari :

a. Akasa atau Ether timbul dari sabda dan sparsa tan mantra
b. Bayu atau hawa timbul dari sabda dan sparsa tan mantra
c. Teja atau panas timbul dari sabda dan rupa tan mantra
d. Apah atau cair timbul dari sabda, sparsa, rupa dan rasa tan mantra
e. Pretiwi atau padat timbul dari kelima unsur tan mantra

Bhuwana Agung terbetuk dari lima macam unsur yang disebut Panca Maha Bhuta terdiri dari :

1. Akasa yaitu Ether atau ruang angkasa
2. Bayu yaitu udara yang ada disekitar manusia. Makhluk-makhluk lain sehingga bisa hidup.
3. Teja yaitu panas, sinar yang memberikan penerangan pada alam semesta ini seperti, Matahari dan api.
4. Apah yaitu Zat cair yang terdiri dari : Air, minyak
5. Pertiwi yaitu Zat padat yang terdiri dari : Tanah, Karang, Batu.
Akhirnya dari unsur Panca Maha Bhuta berkembanglah Bhuana Agung dengan segala isinya : Matahari, bumi, planet-planet yang ada di jagat ini.

Paket Kunjungan Wisata Bromo Yang terkait :
Paket Wisata Bromo, Bromo Tour, Wisata Bromo Murah, Paket Murah Bromo, Wisata Bromo
Daftar penginapan di Bromo yang mudah di akses sebagai berikut :
  • Hotel Terdekat Di Bromo
  • Hotel lava View Lodge
  • Hotel Bromo Cottages Tosari
  • Hotel Cemara Indah
  • Hotel Java Banana
  • Hotel Bromo Permai 1
  • Hotel Cafe Lava
  • Hotel Yoschi’s
  • Hotel Sion View
  • Hotel Nadia
Posted in Berita. Tagged with , .

Savana Bromo Di Kab. Probolinggo Terbakar

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Taman Nasional Komodo (TNK) Budi Kurniawan memastikan jika kebakaran yang terjadi di Gililawa Darat, Kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memakan korban habitat hewan di lokasi kejadian.

Menurut Budi, wilayah tersebut sebetulnya bukan merupakan habitat komodo, melainkan rusa dan lebih dominan padang savana.”Tapi rusa kan punya insting yang baik kalau ada ancaman. Jadi tidak ada korban,” kata Budi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/8).

Namun, kebakaran tersebut membuat dampak serius untuk wisatawan yang akan menikmati pemandangan indah di wilayah tersebut. Akibat kebakaran yang menghanguskan sekitar 10 hektar lahan hutan itu, wisatawan akan kehilangan tempat terbaik untuk berfoto dan treking.

“Jadi wisatawan nanti akan sulit untuk dapat spot foto dan treking. Pemandangannya bagus sekali karena itu spot favorit,” kata Budi.

Lihat juga:Taman Nasional Komodo Raup Rp9,4 Miliar dari Sektor Wisata

Menurut Budi, Gililawa Darat merupakan tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit atau surise dan matahari terbenam (sunset) bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Budi pun menceritakan jika peristiwa nahas tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang pemandu bernama Lukas pada Kamis (2/8) pukul 18.15 waktu setempat. Kemudian petugas TNK segera menurunkan satu pleton tim pemadam kebakaran dari Labuan Bajo ke tempat kejadian perkara.

Pemberi informasi, Lukas, kemudian diminta oleh TNK untuk mendata pengunjung yang terakhir turun dari bukit dan menahan mereka. Sekira pukul 00.00 waktu setempat, timpemadam tiba dan juga melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal dan pemandu yang diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

“Dari hasil pemeriksaan sementara diduga bahwa penumpang kapal “Indonesia Juara” sebagai pelaku terjadinya kebakaran,” kata Budi.

Petugas pun menyita identitas pemandu dan Nakhoda kapal serta dokumen-dokumen kapal, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, imbuh Budi, apa baru berhasil padam pada pukul 03.15 waktu setempat. Pada pukul 07.00 pagi tadi, tim pemadam sudah kembali ke Labuan Bajo.

Mengenai informasi yang beredar soal puntung rokok atau kembang api yang menjadi penyebab kebakaran, Budi belum bisa memastikan.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Manggarai Barat bersama-sama PPNS Gakkum dan KLHK,” pungkas Budi.

Budi menambahkan kasus kebakaran di TNK bukan yang pertama kali terjadi. Sebelulmnya kasus kebarakan juga terjadi pada Juni 2018 lalu.

SAVANNA TERBAKAR JUGA TERJADI PADA TAHUN 2014 

Savana Bromo Di Kab. Probolinggo Terbakar | Padang savana dan hutan di lereng Gunung Bromo Probolinggo Jawa Timur terbakar. Kebakaran berawal dari perbukitan di Lereng Nandanan dan Watu Gede di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Kamis (11/9/2014), hingga Rabu 10 September 2014 sore, kebakaran sudah melalap 100 hektare padang savana Gunung Bromo.
Tiupan angin yang kencang membuat kebakaran terus meluas dan pemadaman sulit dilakukan. Kesulitan pun kian bertambah karena kondisi medan yang cukup berat dengan tebing setinggi 300 meter.
Kepala Seksi Konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menduga ada unsur Kesengajaan pada kebakaran ini.
Kebakaran padang savana yang bermula dari Lereng Nandanan di Probolinggo, Rabu sore kemarin ini, kini telah meluas ke wilayah Lumajang dan Malang. baca juga sewa seep di bromo http://rajajeepbromo.com/
Posted in Berita. Tagged with , , .

Harga Penyewaan Kuda Di Gunung Bromo

Harga Sewa Kuda Di Gunung Bromo – Bagi penduduk Suku Tengger Gunung Bromo memelihara kuda adalah pilihan alternatif untuk membantu perkembangan ekonomi mereka, selain pergi keladang sebagai mata pencaharian suku tengger, memelihara Kuda juga dapat mengutungkan dan membantu perekonomian mereka, tidak hanya ekonomi mereka yang terangkat tapi juga membantu sekali bagi para pengujung menikmati keindahan wisata gunung Bromo dengan menyewa kan kudanya, Harga Sewa Kuda Di Gunung Bromo berfariasi tergantung anda yang pandai-pandai menawar, rute-rute yang di tempati bagi semua Rental Kuda berada di Pananjakan dan Kawah Gunung Bromo

sewa kuda di bromo

Biaya Sewa Kuda Di Bromo

Kondisi jalannya cukup curam berdebu dan batu-batunya bertambah besar. Bila tidak kuat berjalan, ditempat ini banyak kuda yang disewakan untuk pengunjung dengan tarif Rp50 ribu untuk keatas saja,

Harga Sewa Kuda Di Gunung Bromo a ini tidak bisa ditawar, karena menurut pemiliknya, itu sudah harga tetap menurut Paguyuban di Gunung Bromo. Lumayan, Anda tidak perlu capek saat mencapai puncak dan melihat matahari terbit. setelah anda menunggangi kuda, banyak sekali pedagang yang menjajakan makanan-makanan ringan da gorengan ataupun mi instan panas, ini sangat pas sekali di udara yang berhawa dingin. Harganya memang sedikit lebih mahal dari biasanya sebesar Rp3.000-Rp5.000 per gorengan, namun rasanya sungguh sedap.

Setelah menikamati Sunrise gunung Bromo, saatnya kembali ke jeep anda dan melanjutkan tour ke Kawah Bromo. Dari Puncak Pananjakan bromo ke kawah Bromo hanya membutuhkan waktu 10 menit. Setibanya di daerah kawah gunung Bromo, Anda akan disambut lagi oleh penyewaan kuda yang membawa kuda untuk mengantarkan ke tangga Kawah Bromo. Seperti di Pananjakan,Harga Sewa Kuda Di Gunung Bromo ini juga dipatok dengan tarif Rp50ribu sekali jalan.

So Bagaimana ? belum tertarikah untuk anda coba wisata ke Bromo? Jika Anda hanya menggunakan jeep Tour bromo tanpa kuda, Anda hanya perlu membayar Rp135 ribu(Paket Sharing Transport dengan sewa jeep bromo Open Trip ), biaya yang murah dengan begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi. tetapi anda tidak dapat menimati perjalanan ke kawah bromo dengan menunggangi kuda, 😀

Baca juga

Posted in Berita. Tagged with , , , .

Mata Pencaharian Masyarakat Tengger ( Area Gunung Bromo )

Mata Pencaharian Masyarakat Tengger ( di Gunung Bromo ) Suku Tengger merupakan salah satu suku yang berada di jawa timur yang tinggal di lereng-lereng pegunungan Terngger ( Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ) mereka menempati sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Malang.

Mata pencaharian mayoritas masyarakat daerah ini bertani. alat transportasi mereka kebanyakan menggunakan kendaraan sepeda motor bila hendak ke ladang atau berkebun. Jika tiba waktu panen, barulah mereka menggunakan Transportasi jeep untuk mengangkut hasil bertani tersebut. Hasil panen tidak disimpan di gudang atau rumah mereka sendiri melainakan yang juga dibungkus dengan karung-karung khusus dan ditaruh di tepian kebun. Hal ini untuk memudahkan pelanggan pertama ke pasar. Gudang-gudang sederhana yang terbuat dari papan kayu ini sering kali menjadi tempat tinggal pada saat musim panen.

masyarakat bromo

Asal Suku tengger sendiri pada dasarnya bermata pencaharian petani hortikultura. Lahan yang digunakan adalah llereng-lereng pegunungan yang ada di Gunung Tengger sendiri, Tempat ini tidak digunakan untuk tempat bertanam padi. Pertanaian di Tengger ini cocok untuk bertani tanaman sayur mayur dan ubi ubian. Kesuburan tanah yang berada di lahan lereng-lereng perbukitan dengan kemiringan yang terjal ini jura tidak luput dari kondisi gunung berapi aktif yaitu Gunung bromo dan Gunung Semeru. Petani Tengger dalam beberapa tahun terakhir sudah mulai mengganti dengan tanaman perdagangan, seperti kentang , wortel, bawang daun, tomat, sawi, kol putih, kol merah dan kembang kol. Mereka tidak perlu menjual ke luar desanya karena sudah ada para pengepul yang datang dari Probolinggo, Pasuruan bahkan dari Surabaya datang untuk membeli hasil pertanian dari Tengger.

Tanaman kentang pada umumnya bisa dipanen tiga kali dalam satu tahun, terutama di kawasan yang subur dengan kondisi musim dan cuaca yang baik. Sementara di dataran yang sangat sedikit potensi air bawah tanah, ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung, panen hanya bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Tanah pertanian yang berbukit-bukit curam, dengan kemiringan sampai lebih dari 45 derajat , diolah dengan sistem terasiring. Sistem ini memungkinkan, petani suku Tengger melakukan usaha budidaya tanaman. Tidak ada alat teknologi pertanian yang dipergunakan, selain cangkul dan sabit.

Orang-orang suku Tengger dikenal taat dengan aturan dan agama Hindu. Mereka yakin merupakan keturunan langsung dari Majapahit. Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger, yaitu “Teng” akhiran nama Roro An-”teng” dan “ger” akhiran nama dari Joko Se-”ger”.

Bagi suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Bahasa daerah yang digunakan Masyarakat Tengger dalam kehidupan sehari-hari adalah bahasa Jawa Tengger, yakni bahasa Jawa Kuno. Mereka tidak menggunakan tingkatan bahasa, berbeda dengan bahasa Jawa yang dipakai pada umumnya memiliki beberapa tingkatan.

Tengger dikenal sebagai tanah hila-hila (suci) sejak jaman Majapahit, para penghuninya dianggap sebagai abdi dibidang keagamaan dari Sang Hyang Widi Wasa. Hingga kini Masyarakat masih mewarisi tradisi Hindu sejak jaman kejayaan Majapahit. Agama Hindu di Bali dan di Tengger pada dasarnya sama yaitu Hindu Dharma, tetapi Masyarakat Tengger tidak mengenal kasta, dan masih menganut tradisi yang pernah berkembang pada jaman Majapahit.

Masyarakat Tengger kaya akan kepercayaan dan upacara adat, diantaranya ialah:
Upacara Karo, yang merupakan hari raya terbesar masyarakat Tengger. Masyarakat menyambutnya dengan penuh suka cita, mereka mengenakan pakaian baru dan kadang perabotpun juga baru. Makanan dan minumanpun melimpah. Tujuan penyelenggaraan upacara karo adalah: Mengadakan pemujaan terhadap Sang Hyang Widi Wasa dan menghormati leluhurnya, memperingati asal usul manusia, untuk kembali pada kesucian

Upacara Kapat, jatuh pada bulan keempat (papat) menurut tahun saka, bertujuan untuk memohon berkah keselamatan serta selamat kiblat, yaitu pemujaan terhadap arah mata angin.

Upacara Kawulu, jatuh pada bulan kedelapan (wolu) tahun saka. Pujan Kawolu sebagai penutupan megeng. Masyarakat mengirimkan sesaji ke kepala desa, dengan tujuan untuk keselamatan bumi, air, api, angin, matahari, bulan dan bintang.

Upacara Kasanga, jatuh pada bulan sembilan (sanga) tahun saka. Masyarakat berkeliling desa dengan membunyikan kentongan dan membawa obor. Upacara diawali oleh para wanita yang mengantarkan sesaji ke rumah kepala desa, untuk dimantrai oleh pendeta. Selanjutnya pendeta dan para sesepuh desa membentuk barisan, berjalan mengelilingi desa. Tujuan upacara ini adalah memohon kepada Sang Hyang Widi Wasa untuk keselamatan Masyarakat Tengger.

Upacara Kasada di Bromo, diadakan pada saat purnama bulan Kasada (ke dua belas) tahun saka, upacara ini disebut juga sebagai Hari Raya Kurban. Biasanya lima hari sebelum upacara Yadnya Kasada, diadakan berbagai tontonan seperti; tari-tarian, balapan kuda di lautan pasir, jalan santai, pameran. Masyarakat Tengger mendaki Wisata Bromo untuk melempar Kurban (Sesaji) ke dalam kawah.

Upacara Unan-Unan, diadakan hanya setiap lima tahun sekali. Tujuannya adalah untuk mengadakan penghormatan terhadap Roh Leluhur. Dalam upacara ini selalu diadakan penyembelihan binatang ternak yaitu Kerbau. Kepala Kerbau dan kulitnya diletakkan diatas ancak besar yang terbuat dari bambu, diarak ke sanggar pamujan

untuk info tentang Gunung Bromo silahkan Hubungi kami, Baca Juga Mengenai Cara Pergi Ke bromo , Tips Wisata Ke Bromo, Sewa Mobil Murah Ke Bromo, Paket Wisata Bromo,

Posted in Berita. Tagged with , , , , .

Desa Cemoro Lawang adalah Desa Terakhir Probolinggo

Desa Cemoro Lawang adalah Desa Terakhir Probolinggo – Apa yang anda pikirkan saat melihat Pemandangan Gunung Bromo disamping ? Perasaan takjub dan terperangah saat melihat gunung Bromo mungkin salah satunya. Ya, memang itulah kenyataannya, keindahan Gunung Bromo memang membuat orang-orang terbelalak heran dan sungguh sangat indah, Panorama ini terletak di wisata alam di Jawa Timur ini. Pemandangan yang bisa kita sebut dengan The Amazing of Bromo.

Jika kita ingin Wista ke gunung Bromo, Maka kita harus pergi ke desa terakhir terlebih dauhulu yaitu Desa Cemoro lawang, desa ini terletak sebelum lautan pasir gunung Bromo, Desa yang penduduk aslinya dinamakan Suku Tengger Bromo ini berada pada ketinggian 2.200Mdpl, dengan ketinggian seperti itu, hawa dingin akan menyelimuti kulit kita, terutama pada malam Hari dan Pagi hari
Meski terbilang aktif, wisata gunung Bromo selalu menjadi favorit para wisatawan lokal maupun asing setiap tahunnya. Pemandangan khas The Amazing of Bromo dengan latar belakang Gunung Batok, Gunung Bromo dan Gunung Semeru ini merupakan salah satu pemandangan terbaik yang bisa dilihat di Indonesia.

Untuk mendapatkan pemandangan khas Bromo tersebut, kita bisa melihatnya dari atas ketinggian Penanjakan , yaitu Pananjakan I dan Pananjakan II. Letaknya tidak terlalu jauh dari Desa Cemoro Lawang probolinggo. Pananjakan adalah titik tertinggi dari rangkaian Kaldera Tengger. Dari sinilah kita bisa menikmati keindahan pemandangan khas Bromo dengan lautan pasirnya. Untuk menuju Pananjakan, kita bisa berjalan kaki, menggunakan sepeda motor atau menggunakan Jeep yang sudah menjadi alat transportasi umum di wilayah Bromo. untuk pemesanan jeep silakan klink link berikut http://rajajeepbromo.com/

Para wisatawan yang berkunjung ke Bromo, biasanya mengejar momen untuk melihat matahari terbit Bromo dari Pananjakan. Untuk menikmati momen sunrise tersebut, maka kita harus rela bangun pagi-pagi. Aktivitas mengejar Bromo Tour ini akan dimulai pada pukul 03.00 pagi waktu setempat. Suhu yang teramat dingin akan kita rasakan. Disarankan untuk menggunakan jaket penghangat yang tebal, celana panjang plus penutup kepala, syal, kaos kaki tebal dan sarung tangan.

wisata bromo bukit kingkong

Para wisatawan menunggu momen matahari terbit dari Pananjakan.

Setelah sampai di puncak pananjakan mungkin kita akan banyak melihat wisatawan yang menunggu saat-saat sunrise muncul, wisatawan lokal maupun asing berkumpul ditempat ini, apabila cuaca cerah maka Matahari Terbit yang muncul dari ufuk timur akan semakin indah dan mempesona.
Apabila kita memandang ke arah gunung Bromo, maka posisi matahari terbit akan muncul dari arah sebelah kiri. Sinar Sunrise tersebut akan memberikan sentuhan warna yang indah langsung ke arah kaldera Bromo. Di waktu-waktu tertentu, lautan pasir Gunung Bromo akan tertutup oleh kabut. Dan itu akan menjadi pemandangan yang menakjubkan untuk dilihat, baik itu dilihat dari Pananjakan maupun dari lokasi-lokasi lainnya yang ada di Wisata Bromo.

Selesai menikmati pemandangan The Amazing of Bromo di Pananjakan. Para wisatawan biasanya akan langsung turun ke bawah untuk merasakan lautan pasir Bromo serta mendaki gunung Bromo itu sendiri. Lautan pasir ini akan mudah dilewati jika kita menggunakan tranportasi Jeep atau sepeda motor yang memiliki ban khusus untuk medan berpasir. Di lokasi lautan pasir Bromo ini juga terdapat sebuah Pura, yaitu Pura Poten di Kaki Kawah Bromo. Penduduk asli Tengger biasa menggunakan Pura tersebut untuk upacara Kasodo yang diperingati setiap tahunnya.

Bromo, sebuah destinasi wisata alam Indonesia yang layak untuk dikunjungi. Tidak terlalu sulit apabila kita ingin mencapai tempat lokasi Bromo, karena tranportasi umum yang menuju Bromo sudah tersedia. Selain itu, penginapan di daerah Bromo juga banyak tersedia. Mulai dari rumah penduduk, hotel kelas Melati, maupun hotel berbintang. Let’s Go Visit Bromo.

Bagaimana caranya untuk menuju wisata alam Gunung Bromo?

Untuk menuju destinasi wisata alam Gunung Bromo ada beberapa alternatif. Diantaranya, bisa melalui Kota Probolinggo atau bisa dari Kota Malang.

Dari Probolinggo

Jika anda menggunakan Angkutan umum dari kota Probolinggo, dapat ditempuh dari surabaya dengan menggunakan bis yang akan menuju Terminal Bayuangga Probolinggo, jarak tempuh Probolinggo Surabaya membutuhkan waktu 3 jam untuk waktu normal, setelah sampai di kota probolinggo anda bisa menaiki angkutan umum yang menuju bromo atau desa tengger ( Cemoro Lawang ) angkutan Umum berupa Elf ini akan membawa kita ke kawasan Hotel di Bromo (Cemoro Lawang )

Dari Malang
Carilah angkutan umum menuju Terminal Arjosari, dari sana anda bisa berganti angkutan umum yang menuju pasar tumpang, jarak waktu yang di butuhkan ke Arjosari sekitar 45 menit , setelah sampai di Tumpang, ada banyak angkutan khusus berupa jeep yang akan membawa ke daerah bromo, Hanya saja biayanya akan sedikit lebih mahal dari biasanya, olehkarena itu sebaiknya membawa rombongan jika ingin lebih berhemat, untuk waktu Tumpang ke Bromo memakan waktu sekitar 1.5 jam perjalanan.

Paket Wisata Bromo Terkait :

Surabaya / Malang – Bromo Midnight Tour / Wisata Gunung Bromo 12 Jam
Surabaya / Malang – Wisata Gunung Bromo 2Hari 1Malam
Surabaya / Malang – Bromo – Rafting Pekalen 3Hari 2Malam
Surabaya / Malang – Bromo – Batu Malang 4Hari 3Malam
Surabaya / Malang – Bromo – Kawah Ijen 3Hari 2Malam
Surabaya / Malang – Ranu Kumbolo – Wisata Gunung Bromo 3 Hari 2 Malam
Surabaya / Malang – Kawah Ijen – Bromo – Malang Batu 4Hari 3Malam
Surabaya / Malang – Bromo – Pantai Papuma 3 Hari 2 Malam
Surabaya / Malang – Batu Malang Tour 3Hari 2Malam
Bali – Kawah Ijen – Bromo 3Hari 2Malam
Bromo – Kawah Ijen – Sukamade – Kalibaru Tour 5Hari 4Malam

Bagi anda yaang ingin berwisata ke Bromo, baca tips aman dan nyaman selama liburan di bromo, kami juga menyediakan paket antar jemput bandara, Paket Tour Bromo 2 Hari 1 Malam, paket Bromo Tour Murah dan masih banyak lagi lainnya untuk paket lengkapnya silahkan baca pilihan paket diatas

Posted in Berita. Tagged with , , , .

Penting ! Penanjakan Bromo Ditutup Karena Perbaikan ?

Penting ! Penanjakan Bromo Ditutup Karena Perbaikan ? –

Apakah Anda memiliki rencana ingin beribur ke kawasan Gunung Bromo ? jika iya ada beberapa yang harus anda perhatikan karena Penanjakan titik utama gunung Bromo antar bulan Septerber dan desember 2017 Penanjakan Bromo ditutup, dikutip dari www.bromotenggersemeru.com akan adanya pelaksanaan perbaikan sarana dan prasarana di bukit penanjakan tersebut, namun bukan berarti anda harus membatalkan rencana anda selama Penanjakan 1 Bromo ditutup untuk wisata ke Bromo, banyak tersedia bukit menjadi alternatif melihat matahari Terbit Gunung Bromo seperti layaknya penanjakan 1 yang akan diperbaiki.

Pengunjung kami sarankan untuk memilih Lokasi alternatif ini unutk melihat matahari terbit gunung Bromo selama Penanjakan Bromo ditutup antara lain di Bukit Cinta dan Bukit Kingkong. Penutupan total penanjakan akan berlangsung mulai tanggal 11 -september s/d 10 Desember 2017jika anda ingin pergi ke daerah bromo pastikan terlebih dahulu anda ingin menyaksikan matahari terbit bromo dari mana.

Alternatif Sunrise Selama Penanjakan Bromo Ditutup 

Sunrise di Bukit Cinta 
Keindahan Bromo dari Bukit Cinta
Selama ini Bukit Cinta Bromo hanya menjadi alternatif wisata matahari terbit Bromo. Jaraknya 5 km lebih tinggi dari Penanjakan. Beberapa wisatawan tahu tentang tempat ini. Ada cerita legenda bahwa di Bukit Cinta adalah tempat pertemuan sepasang kekasih yang menjadi nenek moyang suku Tengger, yaitu Joko Seger dan Roro Anteng. Sama seperti tempat terbit lainnya, Anda harus naik jip untuk sampai ke lokasi ini. lokasi ini juga tidak jauh berbeda dengan bukit Penanjakan namun ada perubahan sedikit posisi berbeda antara Gunung Batok dan dan Kawah Gunung Bromo sedikit terbelakangi, namun keindahan sunrise tidak kalah menarik nan cantik.

Keindahan_Gunung_Bromo_bukit cinta, Penanjakan bromo ditutup

Sunrise di Bukit Kingkong 
Bromo masih cantik dilihat dari Bukit Kingkong ?
Wisata sunrise Bromo yang menjadi pilihan kedua selama Penanjakan Bromo ditutup adalah Bukit Kingkong. Meski terletak 2,5 km lebih rendah dari Gunung Penanjakan, tidak akan mengurangi keindahan sinar matahari yang menonjol dari cakrawala timur. Bagi Anda yang malas berjalan kaki, cocok untuk memilih Bukit Kingkong. Anda hanya berjalan 200 meter dari area parkir jeep, sedangkan di Bukit Penanjakan jarak parkir dan lokasi untuk menyaksikan matahari terbit adalah 700 meter.
Pesona matahari terbit di Bromo menjadi magnet bagi wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Jadilah pintar untuk memilih waktu yang tepat untuk pergi ke Bromo sehingga Anda bisa beruntung melihat momen emas yang tak terlupakan.

Penanjakan bromo ditutup

Itulah beberapa lokasi yang bisa anda jadikan alternatif melihat sunrise Gunung bromo selama Penanjakan Bromo ditutup untuk mempermudah anda menikmati keindahan bromo dengan dua lokasi tersebut, kami menawarkan paket wisata bromo murah minimal 5 orang perserta dengan paket privat dan harga terjangkau, jika anda tertarik dan ingin menanyakan hal lebih tentang wisata gunung bromo silahkan hubungi kami

Posted in Berita. Tagged with , , , , .

Suku Tengger Di Taman Nasional Gunung Bromo

Suku Tengger di Taman Nasional Gunung Bromo – Suku yang Berada di Gunung Bromo Adalah sebuah suku yang tinggal di sekitar Tempat Pariwisata Gunung Bromo, Jawa Timur Indonesia,
menempati sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, dan Malang.
Orang-orang suku Tengger mayoritas  beragama Hindu taat. Mereka yakin merupakan keturunan langsung dari Majapahit. Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger, yaitu “Teng” akhiran nama Roro An-”teng” dan “ger” akhiran nama dari Joko Se-”ger”.

Suku Tengger di Bromo dikenal sangat berpegang teguh pada adat dan istiadat Hindu lama yang menjadi pedoman hidup mereka. Keberadaan suku ini juga sangat dihormati oleh penduduk sekitar karena menerapkan hidup sederhana dan jujur. Mata pencaharian mereka sebagian besar adalah petani dan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah bahasa Jawa Kuno. Mereka tidak memiliki kasta bahasa, sangat berbeda dengan bahasa Jawa yang dipakai umumnya memiliki tingkatan bahasa.

Beberapa tempat pelaksanaan kegiatan suku Tengger antara lain :
Pura Poten adalah pura umat Tengger yang beragama Hindu yang berada di dalam kawasan kompleks Kaldera Tengger. Letaknya yang strategis diantara Gunung Batok dan Gunung Bromo, membuat pemandangan Pura Poten itu sendiri menjadi sangat indah untuk dipandang. Puncak keramaian di Pura Poten ini adalah pada Hari Raya Yadnya Kasada, yang dihadiri oleh umat Hindu SukuTengger dari seluruh penjuru TN.BTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) maupun umat Hindu Bali. Maka tidaklah mengherankan, jika pada Hari Raya Yadnya Kasada tersebut banyak wisatawan lokal maupun manca negara yang ikut hadir untuk menyaksikan acara Budaya, Adat dan Religi masyarakat Suku Tengger Bromo tersebut.

Gua Widodaren merupakan Sumber air suci Goa Widodaren adalah salah satu tempat penting dalam ritual masyarakat Tengger. Pada bagian dalam gua terdapat tempat yang agak luas dan didalamnya terdapat batu besar (sebagai altar) untuk menempatkan sesajian atau menaruh nadar yang sekaligus sebagai tempat bersemedi khususnya masyarakat Tengger untuk memohon kepada Sang Hyang Widi. Masih di sekitar gua, tepatnya di bagian samping gua terdapat sumber air yang tak pernah kering. Menurut kepercayaan masyarakat Tengger air dari sumber tersebut merupakan air suci yang mutlak diperlukan bagi peribadatan mereka, sebagai contoh adalah upacara pengambilan air suci dari Gua Widodaren (Medhak Tirta) yang dilakukan sebelum Upacara Kasada. Disamping itu air dari gua ini dipercaya masyarakat Tengger berkhasiat dapat membuat awet muda serta mendekatkan jodoh bagi yang lajang.Artikel Suku Tengger Bromo atau Suku Adat Gunung Bromo di atas  di ambil dari berbagai Sumber dan  wikipedia

Baca juga >> paket wisata bromo 

Posted in Berita. Tagged with , , .

Akses & Jalur Wisata Ke Gunung Bromo Yang Paling Aman

Akses dan Rute ke Gunung Bromo serta berwisata ke Gunung Bromo dengan mudah, Travel Wisata Gunung Bromo akan sedikit membahas perihal akses gampang untuk berwisata / jalur – jalur yang dapat dituju ke gunung bromo, apakah anda sudah mengetahui bahwa gunung berapai mana yang mempunyai matahari terbit yang sangat indah tanah air ? ya, pas sekali jawabannya yaitu gunung bromo, gunung berapi yang tetap aktif di jawa timur ini mempunyai keudikan tersendiri yang dilengkapi dengan gugusan gunung- gunung yang tersusun rapi, padang savanna teletubbies, padang pasir dan pegunungan-pegunungan lainnya seperti Puncak gunung semeru, gunung widodaren, gunung batok serta gunung penanjakan, jika anda datang ke gunung bromo, kabupaten probolinggo, jawa timur. ada sensasi tersendiri saat menikmati Matahari Terbit Bromo , matahari terlihat pelan-pelan nampak dari balik gunung sebelah timur serta kepulan awan putih berada tepat ibawah mata kita. seakan-akan seperti mengawang diatas gunung.
dari jakarta menuju gunung bromo dapat ditempuh dengan dua langkah. yaitu dengan transportasi udara, untuk maskapai penerbangan nasional telah membuka jalur transit surabaya atau Malang

Jalur Menuju Gunung Bromo 

bila anda ingin lebih gampang ada 2 alternatif akses yang bisa ditempuh dengan mudah ke Kawasan Bromo

Untuk langkah pertama,
– anda dapat menyewa paket wisata gunung bromo / wisata gunung bromo | bromo tour, yang harga nya relatif terjangkau di travel-travel Jawa Timur

anda dapat di jemput dengan jasa tour and travel di bandara surabaya juanda / stasiun kereta api di surabaya sesuai dengan kesepakatan, sesudah itu lagsung menuju lokasi gunung bromo, serta Agent Wisata Bromo tersebut juaga dapat mengatur semua akomudasi hotel serta transportasi untuk ke penajakan tanpa harus bingung-bingung mengaturnya sendiri

Untuk langkah ke dua
– jika Anda telah sampai di bandara Surabaya pilihan bus damri yang mengantar kita ke terminal bus bungurasih surabaya. tentukan bus jurusan jember atau banyuwangi. pada kondektur bus, katakan bahwa anda akan turun di probolinggo.
setelah sampai di terminal probolinggo, anda bisa naik angkutan desa ke jurusan kecamatan ngadisari, biayanya lebih kurang 35ribu rupiah. namun janganlah kaget. angkutan desa ini menanti penumpang sampai penuh, barulah ia akan berangkatmobil type colt.

Jika melewati jalur kereta api, banyak pilihan buat anda, dimulai dari kelas eksekutif hingga ekonomi. anda dapat naik kereta api eksekutif agro angrek atau kereta api ekonomi non-ac style baru hingga surabaya.
dari stasiun kereta api gubeng, surabaya, anda dapat naik kereta api mutiara timur jurusan surabaya-banyuwangi yang berangkat jam 09. 00 wib tiap-tiap harinya. anda bisa membeli tiket hingga stasiun probolinggo. dari stasiun probolinggo anda dapat naik angkutan kota ke terminal bus probolinggo untuk mengubah tranportasi angkutan ke kecamatan ngadisari, desa paling akhir di kawsan gunung bromo.

jika anda ingin naik bus eksekutif dari jakarta ke probolinggo, ada sebagian bus eksekutif di terminal bus lebakbulus jakarta jurusan jember atau banyuwangi. anda cukup beli tiket jurusan jakarta-probolinggo saja.
sesudah tiba di mount bromo national park di kecamatan ngadisari anda dapat banyak suguhan pilihan area menginap. bisa di hotel atau rumah-rumah masyarakat yang sekamar cuma 100 sampai 200 ribu rupiah saja. urusan perut tidak butuh cemas. terdapat banyak warung-warung makanan yang jual minuman serta makanan panas untuk kurangi dinginnya hawa gunung bromo.

untuk lihat matahari terbit ke gunung bromo lokasinya ada di penanjakan. anda butuh menyewa mobil jip hardtop untuk mengantar anda menyeberangi lautan pasir. harga sewa lebih kurang 450 sampai 550 ribu rupiah per mobil.
untuk sewa mobil ini anda dapat patungan dengan sebagian wisatawan lainnya. satu jep 4×4 cukup untuk tujuh orang. tapi anda harus pesan terlebih dahulu saat malam hari. setelah istirahat semalaman pemilik hotel jam 03. 00 wib akan membangunkan anda untuk berangkat lihat matahari terbit. supir jip di sini amat mahir menyetir mobilnya di lautan pasir yang gelap.
janganlah lupa membawa jaket, syal, sarung tangan, serta topi penutup telinga. dikarenakan tak hanya dinginnya hawa, juga angin kencang bikin anda kedinginan. amat mujur bila anda datang tidak didalam situasi cuaca mendung hingga leluasa lihat matahari terbit.
sekitar jam 04. 45 wib matahari dapat terbit perlahan-lahan. lebih kurang 30 menit anda akan takjub lihat keindahan matahari terbit Bromo hingga selanjutnya matahari terang benderang serta puncak gunung bromo tampak bersebelahan dengan gunung batok.

janganlah kaget banyak pengunjung yang bertepuk tangan waktu matahari nampak perlahan-lahan tersebut dikarenakan Keindahan Gunung Bromo mempunyai sensasi luarbiasa. kita akan terlihat seolah-olah berada diatas awan dan menari-nari di atas gunung bromo. puncak gunung semeru juga terlihat dari terlalu jauh membelakangi gunung bromo.
sesudah senang foto-foto berbarengan di penanjakan, anda dapat segera ke kawah gunung bromo. mobil jip sewaan dapat mengantar anda kembali hingga pemberhentian paling akhir di dekat pura di kaki gunung bromo.
untuk naik ke puncak kawah gunung bromo anda dapat naik tangga hingga puncaknya. jika tidak ingin raih, anda dapat sewa kuda dengan biaya 100 ribu rupiah. tidak perlu khawatir anda akan dituntun pemilik kuda hingga anda hingga sampai di puncak kawah

dari puncak gunung bromo anda dapat lihat segera kawah yang sedikit berbau belerang. panorama dibawah berbentuk keindahan lautan pasir serta pura hindu terlihat anggun dari kejauhan.
kuda-kuda yang parkir menanti pengunjung menyewa juga menambah keindahan panorama. disebelah gunung bromo juga dapat dipandang gunung batok yang tampak seperti wujud kue berlapis raksasa dikarenakan wujud gunungnya seperti berlapis-lapis.

sekian Tips wisata Bromo dari kami, bila anda tertarik dengan informasi diatas, kami sebagai jasa tour and travel hanya dapat berikan informasi yang upto date serta memberikan service jasa tour bromo 2 hari 1 malam di waktu liburan anda, silakan hubungi kami bila ada yang ingin menanyakan sesuatu tentang harga dan biaya wisata Bromo.

Posted in Berita, tips wisata. Tagged with , , , , .

Paket Wisata Jazz Gunung Di Bromo, Paket Murah Meriah !

http://www.wisatagunungbromo.com/2013/06/jazz-gunung-di-bromo.htmlJazz Gunung Di Kawasan Gunung Bromo | Pergelaran Musik Jazz Nasional Di Hotel Java Banana, Indonesia dilingkari cincin api dengan rangkaian pegunungan aktif yang eksotis, sehingga daratannya subur loh jinawi. Rasanya, tak afdol jika tak menghadirkan pesta musik sambil menyatu dengan pemandangan alam pegunungan. Jazz Gunung sendiri adalah sebuah pergelaran jazz yang berada di dataran tinggi di kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Jawa Timur, menjadi pesta musik yang akan terasa nikmat ditonton pencinta musik. Event kelima kalinya ini digelar selama 21-22 Juni 2013.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk dapat kembali mendukung pelaksanaan Jazz Gunung 2016. Dukungan ini merupakan salah satu bentuk implementasi program Bakti BCA dalam upaya mendorong perkembangan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Tanah Air,” kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja?, saat jumpa pers perhelatan musik jazz unik bertaraf internasional di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2017).

Di tempat yang sama, turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu. Dia menuturkan, ?tahun ini adalah pertama kalinya pihaknya mendukung Jazz Gunung, di mana didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai program pariwisata nasional yang akan mendongkrak potensi wisata di Jawa Timur.

“Kegiatan ini dinilai selaras dengan tujuan dari penyelenggaraan event ini. Selain bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik jazz, Jazz Gunung juga mengusung misi utama meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata di daerah Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru, pada khususnya, dan wilayah Jawa Timur pada umumnya. Dan Ini pertama kalinya kami mendukung pagelaran Jazz Gunung ini,” kata Mari Elka.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas), Sigit Pramono salah satu penggagas Jazz Gunung untuk kesekian kalinya ikut mendukung event tahunan ini, yang diyakini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Gunung Bromo.

“Kita ingin ketika orang datang ke Bromo tidak hanya menikmati matahari terbit, dengan Jazz Gunung, orang yang ke Bromo juga akan menikmati pertunjukan jazz yang berskala nasional,” kata Sigit.

Jazz Gunung di Java Banana, pentas musik di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut, akan menampilkan Cantrek, Blambangan Art School Banyuwangi, Sierra Soetedjo, Balawan and Batuan Ethnic Fusion, Bandanaira Duo, dan Yovie Widianto Fusion.

Sementara itu, hari kedua dimeriahkan Tahez Komez, Kelompok Musik Etnik Kramat Madura, Kulkul Band, Ring of Fire Project featuring Djaduk Ferianto, Idang Rasjidi and Jen Shyu, Rieka Roslan, dan Barry Likumahuwa Project.

Berikut harga tiket Jazz Gunung yang Telah terjual habis di tahun 2017:

 

VIP A (BERLAKU UNTUK 1 ORANG)EARLY BIRDREGULERDay 1 (18 Agustus 2017)Day 2 (19 Agustus 2017)

Day 1 & 2 (18-19 Agustus 2017)

Rp 400.000Rp 400.000

Rp 700.000

Rp 500.000Rp 500.000

Rp 900.000

VIP B (BERLAKU UNTUK 1 ORANG)Day 1 (18 Agustus 2017)Day 2 (19 Agustus 2017)

Day 1 & 2 (18-19 Agustus 2017)

Rp 500.000Rp 500.000

Rp 900.000

Rp 600.000Rp 600.000

Rp 1.100.000

VVIP (BERLAKU UNTUK 1 ORANG)Day 1 (18 Agustus 2017)Day 2 (19 Agustus 2017)

Day 1 & 2 (18-19 Agustus 2017)

Rp 1.000.000Rp 1.000.000

Rp 1.600.000

Rp 1.000.000Rp 1.000.000

Rp 1.600.000

FESTIVAL (BERLAKU UNTUK 1 ORANG)Day 1 (18 Agustus 2017)Day 2 (19 Agustus 2017)

Day 1 & 2 (18-19 Agustus 2017)

Rp 300.000Rp 300.000

Rp 500.000

Rp 350.000Rp 350.000

Rp 600.000

Jazz Gunung Bromo bertema ‘PESTA MERDEKA DI PUNCAK JAZZ RAYA menampilkan para musisi dengan panggung terbuka beratap langit dan berlatar alam yang indah. Musik Jazz adalah kemerdekaan berekspresi dalam bermusik, akan bersanding dengan tradisi budaya dan adat istiadat suku masyarakat tengger .Perpaduan harmonis antara musik, alam, dan manusia sehingga dapat tercipta indahnya jazz dan merdunya gunung.

Pagelaran musik jazz yang diadakan setahun sekali di gunung bromo pertama kali digagas oleh beberapa orang yang sangat peduli terhadap dunia seni, yaitu Sigit Pramono, seorang bankir dan fotografer yang mencintai Bromo dan musik jazz, Butet Kartaredjasa, seorang seniman yang serba bisa dan Djaduk Ferianto, seniman musik yang kerap diundang pentas di mancanegara membawakan world music dengan ciri Indonesia yang kental.

Perform Jazz Gunung Bromo 2017 menghadirkan artis-artis yang akan membawa Anda ke dalam nuansa jazz yang indah dengan suasana alam pegunungan yang merdu.

Beberapa artis yang akan tampil di Jazz Gunung Bromo 2017 yaitu :

  • Glenn Fredly feat. Ruth Sahanaya
  • Indra Lesmana Keytar Trio
  • Dewa Budjana Zentuary
  • Monita Tahalea
  • Sri Hanuraga Trio & Dira Sugandi
  • Maliq & D’essentials
  • Ring of Fire Project
  • Paul McCandles with Charged Particles (Amerika Serikat)
Posted in Berita. Tagged with , , , .

Persyaratan Mendaki Gunung Semeru / Mahameru

Pendakian Gunung Semeru persyaratan Terbaru. Untuk pendaki gunung atau pecinta alam, Gunung Semeru adalah salah satu gunung yang harus didaki. Dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, Gunung Semeru memegang gelar sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa dan gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera (3.805 mdpl) dan Gunung Rinjani di Lombok (3.726 mdpl).

Secara administratif, Gunung Semeru terletak di Malang dan Lumajang. Jalur pendakian dapat melewati dua kabupaten. Di distrik Malang, posting pendakian pertama dimulai di pos Ranu Pani, sedangkan dari Lumajang melalui Senduro.

Persyaratan Trekking Gunung Semeru

Gunung Semeru
Dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut Anda bisa membayangkan betapa sulitnya medan yang akan dilalui oleh pejalan kaki. Dibutuhkan tekad dan fisik prima untuk menaklukkan Gunung Semeru ini. Selain itu, Gunung Semeru memberlakukan peraturan yang cukup ketat di setiap pendakian. Para pendaki diminta untuk melengkapi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Berikut adalah beberapa persyaratan pendakian Gunung Semeru:

  • Isi izin pendakian tersedia bentuk dengan cap Rp. 6.000 per kelompok
  • Fotokopi identitas resmi (KTP / Kartu Pelajar / KTM / SIM / Paspor) berlaku untuk semua peserta pendakian
  • Untuk calon pengunjung berusia kurang dari 17 tahun di samping identifikasi yang sesuai juga
  • harus menyertakan Induk Izin / Wali yang ditandatangani di atas materai Rp. 6000 dan dilengkapi dengan fotokopi ID dari orang tua / wali
  • Membayar tiket Rp 10 ribu (pengunjung lokal) dan Rp 72.500 (turis asing)
  • Sertifikat kesehatan dari Dokter
  • Pengunjung individu diberikan satu (1) ijin pendakian
  • Jumlah pengunjung di anggota satu kelompok minimal 3 (tiga)
  • Satu kelompok harus memiliki satu (1) orang yang bertindak sebagai pemimpin kelompok yang bertanggung jawab untuk kelengkapan administrasi dan keselamatan anggotanya
  • TNBTS mendaki di daerah disarankan untuk didampingi oleh pemandu yang bersertifikat oleh Pusat TNBTS
  • Pengunjung mendaki Semeru dibatasi usia minimal 10 tahun.
  • Batas waktu mendaki 3 x 24 jam, bila melebihi batas waktu akan didenda Rp 10 ribu / orang / hari bagi penduduk setempat dan Rp 72.500 untuk wisatawan asing

gunung semeru

gunung semeru

Untuk pemesanan Paket trekking Semeru silahkah hubungi kami selaku travel agen wisata di taman nasional Bromo Tengger semeru 

Artikel lainnya :

Posted in Berita. Tagged with , , , , , , , , .